Pahami risiko dan manfaat kredit/pinjaman online (Fintech) Bagian 1

0
100

Saat ini pertumbuhan aplikasi kredit atau pinjaman online atau financial technology (fintech) pada layanan google playstore sudah semakin masif. Masyarakat yang memiliki smartphone atau ponsel pintar dapat dengan mudah menggunakan aplikasi pinjaman online dengan cara mengunduh (donwload) aplikasi tersebut di playstore ponsel. Masifnya pertumbuhan aplikasi pinjaman online ini pun akhirnya direspon oleh OJK. OJK sebagai otoritas tertinggi industri jasa keuangan telah mengeluarkan aturan terkait fenomena perusahaan fintech tersebut. Melalui POJK Nomor 77/POJK.01/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi, OJK mengatur aplikasi pinjaman online tersebut.

Meskipun regulasi tersebut sudah ada, namun sebelum menggunakan aplikasi pinjaman online tersebut hendaknya masyarakat mempelajari dan memahami terlebih dahulu risiko dan manfaatnya. Tim CakapHukum coba merangkum risiko dan manfaat meminjam dari aplikasi pinjaman online.

RISIKO

1. Risiko Bocornya Data Pribadi: Ketika anda mulai melakukan install aplikasi pinjaman online tersebut pada ponsel anda, maka berarti anda telah menyetujui dan memberi hak akses kepada perusahaan penyedia aplikasi tersebut untuk melihat keseluruhan data kontak, riwayat panggilan dan data lainnya pada ponsel anda. Artinya adalah bahwa anda harus ikhlas menyerahkan beberapa isi data ponsel anda untuk digunakan. Adapun hal ini dilakukan agar perusahaan dapat melakukan skoring untuk menentukan layak atau tidaknya anda diberi pinjaman berdasarkan data di ponsel anda. Namun¬†Apabila anda belum membayar kewajiban dengan suatu kondisi anda bangkrut, PHK atau force majeur maka oknum penagih “nakal” perusahaan penyedia aplikasi pinjaman online bisa saja menghubungi orang yang ada di kontak anda untuk memberikan tekanan psikologis bagi anda.

2. Risiko Sistem Pembayaran Penuh: Jika anda mendapatkan pinjaman dengan tenor atau jangka waktu pengembalian 30 hari, maka anda harus membayarnya secara penuh berserta bunganya (full payment). Contoh: Pada tanggal 1 April pinjaman anda cair sebesar Rp. 1.000.000 dengan tenor 30 hari dan bunga 3%, maka pada tanggal 1 Mei anda harus membayar Rp. 1.000.000 + 30.000= 1.030.000. Apabila dalam suatu kondisi anda tidak dapat membayar secara penuh dan anda bermohon untuk membayar secara cicilan, maka permohonan anda 100% pasti ditolak karena tidak sesuai dengan perjanjian awal. Dan tentunya denda per hari akan terus berjalan.

Namun meskipun memiliki risiko, aplikasi pinjaman online tetap saja memiliki manfaat. Berikut manfaatnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here