Fintech Payment Gateway wajib tambah Modal Disetor sesuai Dana Float

0
119

Berdasarkan definisinya:

Modal disetor adalah modal disetor sebagaimana diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan yang mengatur mengenai perseroan terbatas.
Dana float adalah seluruh Nilai Uang Elektronik yang berada pada Penerbit atas hasil penerbitan Uang Elektronik dan/atau Pengisian Ulang (Top Up) yang masih merupakan kewajiban Penerbit kepada Pengguna dan Penyedia Barang dan/atau Jasa.

Penambahan modal disetor yang disesuaikan dengan dana float yang dikelola Fintech Payment Gateway diatur dalam Peraturan Bank Indonesia nomor 20/6/PBI/2018 tentang uang elektronik. Dalam pasal 50 ayat 1 dan 2 sangat jelas diatur mekanisme penambahan modal disetor tersebut.

Dana FloatModal Disetor
3 Milyar - 5 Milyar6 Milyar
> 5 Milyar - 9 Milyar10 Milyar
> 9 Milyar10 Milyar + 3% Dana Float

Dana float diatas dihitung berdasarkan data rata-rata dana float selama 12 (dua belas) bulan pada tahun sebelumnya yaitu sejak bulan Januari sampai dengan bulan Desember.

Dalam Pasal 50 ayat 4 dikatakan bahwa peningkatan modal disetor wajib dipenuhi paling lambat akhir bulan juni tahun berjalan.

Sebagai contoh misalnya, pada tahun 2017 dana float PT. XYZ sebesar 5 Milyar  dengan modal disetor 6 Milyar. Lalu pada tahun 2018 dana float meningkat menjadi 6 Milyar, maka sebelum bulan juni 2019 PT. XYZ harus meningkatkan modal disetornya sebesar 10 Milyar.

Adapun Perusahaan yang melanggar akan terancam sanksi berupa:

  1. Teguran
  2. Denda
  3. Penghentian sementara sebagian atau seluruh kegiatan Uang Elektronik dan/atau jasa sistem pembayaran lainnya; dan/atau
  4. Pencabutan izin sebagai Penyelenggara dan/atau Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran lainnya.

Semoga Bermanfaat !

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here